BALIKPAPAN- Dunia bisnis memang cukup menjanjikan sebagai mata pencaharian kaum milenial saat ini. Adani Setiorini, perempuan yang memulai dunia bisnisnya sejak 28 Desember 2019 di Kota Balikpapan. Ia menekuni bisnis yang menggunakan kreativitas untuk menarik perhatian para konsumennya. Ditambah lagi, nilai seni tersebut ia aplikasikan dalam tanaman hias yang sekarang menjadi daya tarik.
Tanaman-tanaman hias seperti kaktus,
sekulen, monstera, tillandsia dan sebagainya menghiasi sudut-sudut kios. Tak
ketinggalan pula pot bunga yang bervariasi siap menampung tanaman hias
diatasnya. Kecintaannya terhadap dunia lukis berhasil dituangkan untuk mempercantik
pot yang ada.
Pesona Kios "Plantshopedia" di Balikpapan |
Memasuki bulan ke enam berdirinya “Plantshopedia”, Adani ingat sekali bagaimana inspirasi bisnis itu muncul. Hal itu berawal dari saudara perempuannya yang gemar mengoleksi tanaman hias dan Adani yang suka mendekorasi apapun. Adani yang memiliki jiwa seni tinggi, ingin menyajikan sesuatu yang beda dari tanaman hias. Rupanya saudara laki-laki Adani pun sependapat, akhirnya mereka mencari referensi untuk mengolahnya.
Adani dan saudaranya menuju Kota Samarinda
untuk survei lapangan perihal potensi bisnis tanaman hias. Disana ia menemukan
toko yang menerapkan hydroplant pada tanaman daun mint. Dari situ ia
berencana menerapkan hydroplant untuk tanaman kaktus. “Selama sebulan
kaktus itu tetap hidup, ini bakal jadi produk menarik untuk kedepannya,”
ucapnya. Adani pun mendapat ide bagus untuk pengembangan bisnisnya.
Salah satu produk yang menjadi best seller |
Tidak berhenti membuat tanaman
kaktus berbasis hydroplant, Adani menyulap kiosnya menjadi sebuah
distro. Uniknya distro ini tidak menjual pakaian, melainkan tanaman hias
beserta pot yang bermacam-macam. “Aku menjual pot lukis, batu apung, concrete,
tanah liat dan standing pot,” ungkap perempuan 22 tahun itu.
Harganya pun cukup bervariasi, mulai Rp 30.000 sudah bisa mengantongi tanaman
plus pot dengan lukisan cantik.
Kumpulin pot yang berhasil dilukis dengan cantik |
Melahirkan Plantshopedia tidak
terbilang mulus, Adani pernah mengalami keterbatasan dana dalam
pengembangannya. Adani tidak kehilangan akal, ia menjadi reseller para
penjual bunga konvensional di Balikpapan. “Syukurnya ada 8 pedagang yang
menjalin kemitraan bersama kami dengan konsep yang matang,” jelas mahasiswa ITK
tersebut.
Tersedia pula pot dengan huruf dan bentuk yang menarik |
Menurut Adani, Plantshopedia adalah
napasnya. Maka dari itu ia terus memperluas pemasaran di Kota Balikpapan. Adani
terus mengikuti acara pameran tanaman secara berkala dan intens. Contohnya
seperti Balikpapan Wedding Festival dan BPN GO 123 yang diselenggarakan
beberapa bulan lalu. Hebatnya, omset dagangan Adani langsung memuncak tinggi
dari kedua pameran tersebut. “Rata-rata omset sebulannya 15 juta,” bebernya.
Plantshopedia dalam pameran tanaman hias di Balikpapan |
Kini Adani fokus menjalani bisnis yang ia geluti. “Tanaman dan seni itu gak ada matinya, jadi suka ngejalaninnya.” Kata mahasiswa yang juga sedang menyelesaikan skripsinya. Harapan dari Adani sendiri, bisa mengembangkan bisnis ini dengan lancar dan berkolaborasi dengan banyak orang. “Semoga menginspirasi banyak orang untuk mulai merawat tanaman sebagai makhluk hidup juga.”
Bagi para pecinta tanaman hias dan ingin mencari sesuatu yang unik, Plantshopedia adalah pilihan tepat. Disana akan menemukan tanaman hias dengan pot menarik yang membuat terpesona. Langsung saja datang ke kios yang beralamatkan di Pesona Vancouver HX17 Balikpapan Baru RT 15 Damai Baru, Balikpapan Selatan. Bisa juga mengakses informasi lebih lanjut di media sosial instagram @plantshopedia.
Posting Komentar untuk "Adani Setiorini, Berhasil Mengantongi 15 Juta Perbulan dari Bisnis Pot dan Tanaman Hias"